PASURUAN – Ketua Program Studi (Kaprodi) Perbankan Syariah Universitas KH Abdul Chalim (UAC) Mojokerto, Dr. Lu'lu Il Maknuun, S.E., M.M., turut berpartisipasi aktif dalam International Convention on Humanity, Sustainability & Technology (ICHST) 2025. Konferensi internasional yang digelar pada 28-30 Agustus 2025 ini menjadi platform strategis untuk memperkuat jaringan akademik dan menandatangani perjanjian kerja sama lintas negara.
Acara yang diorganisir oleh Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan ini dihadiri oleh berbagai kalangan akademisi, peneliti, dan praktisi dari sejumlah universitas ternama di Indonesia dan Malaysia, termasuk Universiti Teknologi MARA (UiTM) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang juga menjadi kolaborator acara.
Penandatanganan Kerja Sama Strategis
Salah satu agenda utama dalam konferensi ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Asosiasi Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah (APSKPS) Indonesia dengan konsorsium universitas terkemuka dari Malaysia. Momen penting ini diabadikan dalam sesi khusus pada tanggal 29 Agustus 2025.
Dr. Lu'lu Il Maknuun, mewakili Prodi Perbankan Syariah UAC sebagai bagian dari asosiasi, turut serta dalam penandatanganan tersebut. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi:
- Penelitian dan publikasi jurnal bersama.
- Program pertukaran mahasiswa dan dosen.
- Penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional bersama.
Komitmen untuk Peningkatan Mutu Akademik
Keikutsertaan dalam ICHST 2025 dan penandatanganan kerja sama ini menegaskan komitmen Prodi Perbankan Syariah UAC Mojokerto untuk terus meningkatkan mutu akademik dan memperluas wawasan di kancah global.
"Partisipasi kami dalam forum internasional seperti ICHST ini merupakan langkah strategis untuk mengadopsi praktik terbaik dan membangun jaringan yang kuat dengan institusi pendidikan terkemuka di luar negeri," ujar Dr. Lu'lu Il Maknuun. "Kerja sama dengan universitas-universitas di Malaysia akan memperkaya kurikulum kami serta membuka kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan pengalaman internasional."
Melalui partisipasi aktif ini, Prodi Perbankan Syariah UAC Mojokerto optimis dapat meningkatkan daya saing lulusannya serta memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi pengembangan ilmu ekonomi dan perbankan syariah di tingkat nasional maupun internasional.
